It's 19 January already . Look at my last post . 3rd January .19-3 = 16 days . so it has been 2 weeks 2 days I've not been updating my blog . FYI , I'm having my finals . Semester 1 . For 1 month . And today , after 2 weeks , I finally have the chance to take some air. To take a break .
Seriously , I didn't sleep much . And now , my eye bag happens to be appeared after struggling for how many weeks , Seriously , too much tense . Baru lah aku tahu life student medic macam mana . Tapi it's too early to give up . Haha . Baru 1st year dah berceloteh macam 4th year lak :p
Anyways , lot of things happen lately . Salah satu was that one of Malaysia Student died here , in Medan . Same batch but dentistry course . Here in USU , student Malaysia hanya for Kedokteran and Pergigian . So the news spread agak cepat . At first kitorang tak percaya , but then , after reading the news , barulah kitorang sedar . Suasana agak suram jugak . Hurm .
Mahasiswa Malaysia Tewas di Sibolangit

Air Terjun 2 warna
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU) asal Malaysia, Settho Bathi Rao (20) tewas terseret arus di Air Terjun Dua Warna, Sibolangit, Minggu (15/1).
"Kami mendapat informasi korban ikut bersama rekan-rekannya masuk ke dalam air dan ternyata tidak pandai berenang yang akhirnya meninggal dunia di dalam air," ujar Kapolsek Pancur Batu, AKP Ruruh Wicaksono, saat ditemui Tribun di kamar jenazah RSUP Adam Malik Jalan Bunga Lau Medan, Minggu malam.
Ruruh memperkirakan kejadian nahas itu sekitar pukul 12.00 WIB. Tetapi karena jaringan telekomunikasi di daerah tersebut susah, kepolisian sektor Pancurbatu Polresta Medan baru menerima pesan pukul 15.00 WIB.
Ia menjelaskan, pihak kepolisian sendiri yang sampai di lokasi pukul 16.00 WIB, langsung membawa jenazah menggunakan mobil Basarnas menuju Medan.
Ia menjelaskan, pihak kepolisian sendiri yang sampai di lokasi pukul 16.00 WIB, langsung membawa jenazah menggunakan mobil Basarnas menuju Medan.
Tepat pukul 20.10 WIB, jenazah langsung dibawah ke kamar jenazah dan menunggu komunikasi dari keluarga di Malaysia dan Konjen Malaysia di Medan, untuk pengumpulan data.
"Korban warga negara Malaysia yang sedang berkuliah di FKG USU stambuk 2011. Hingga saat ini kami juga sedang meminta keterangan dari 10 rekannya di kantor, untuk pendalaman data," ujarnya.
Tribun tiba di kamar jenazah RSUP Adam Malik sekitar pukul 20.00 WIB, awalnya hanya melihat belasan polisi yang tengah berjaga. Setelah pukul 21.15 WIB, rekan korban sesama warga Malaysia berdatangan.
M Samil (22), perwakilan dari gabungan mahasiswa Malaysia Medan, mengaku tidak begitu mengenal korban. Tetapi sebagai mahasiswa sesama Malaysia, ia langsung memperoleh informasi bahwa ada mahasiswa Malaysia yang meninggal dunia di Air Terjun Dua Warna.
"Saya dengan korban sama-sama kuliah di USU Fakultas Kedokteran. Tetapi saya tidak mengenalnya. Anak ini baru masuk kuliah 2011 lalu, mungkin bersama temannya mereka merayakan selesainya ujian semester. Saya juga terkejut mendengar ia meninggal sekitar pukul 15.00 WIB," ujarnya dengan logat Melayu.
Ia bersama 20 mahasiswa Malaysia terlihat mengejuk jenazah korban.
''Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Konjen Malaysia dan pihak USU, agar memberikan informasi kematian pada keluarganya. Saya tidak tahu dia dari kota mana," ujarnya.
Konjen Malaysia untuk Medan, Norlin Othman, belum bisa memastikan kapan jenazah akan dibawa pulang ke Malaysia, karena harus berkordinasi dengan berbagai pihak
"Saya akan berkoordinasi terlebih dahulu sebelum membawa jenazah ke Malaysia," ujarnya saat dikonfirmasi sekitar pukul 22.00 WIB.
Credit to tribbunnews .
p/s : I know it's not too late but salam takziah to his family . Erm bila pikir balik , maut bila bila boleh berlaku and pada sesiapun tak kira umur dan masa .
No comments:
Post a Comment